4.5 C
Alba Iulia
Thursday, October 17, 2019

Karena Kemiskinan, 4 Anak Ini Dibunuh dengan Kapak Merah oleh Ibu Sendiri!

Must Read

Serka Yudi Widiyanto Hadiri Penilaian Akriditasi UPT Puskesmas Kratonan

Surakarta, Wartanusa.id - Perlu kita ketahui bersama ada banyak manfaat dari Akreditasi Puskesmas antara lain memberikan keunggulan kompetitif, memperkuat...

BAMUS Betawi Meminta Pergub/Ingub Tentang Budaya Betawi Kembali Diaktifkan

Jakarta, Wartanusa.id - Relawan Anies Rasyid Baswedan mengadakan acara Syukuran 2 Tahun tema "Kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid...

Kabid Humas Polda Jabar : Dengan Beriman Dan Bertaqwa Kepada Allah SWT Akan Menyelamatkan Kita

Bandung, Wartanusa.id - Bertempat di Masjid Al-Amman Polda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung, Kamis (17/10/2019) telah berlangsung kegiatan pembinaan...
Avatar
Sinta rizkihttp://Wartanusa.com
Wanita ini cukup gesit dan juga cekatan serta teliti dalam menulis berita yang berkaitan dengan politik dan headline, ibu dengan 1 anak ini lulusan S1 dari universitas swasta di Kediri Kota, Jawa Timur.

karena-kemiskinan-4-anak-ini-dibunuh-dengan-kapak-merah-oleh-ibu-sendiri-1

Wartanusa.com – Sangat menyedihkan sekali, karena ada sejumah 4 anak yang telah meninggal dunia oleh perbuatan dari sang ibu kandung sendiri. Kejadian ini bermula di China. Dimana saat itu ada seorang ibu yang ada di China yang sedang tidak tahan terhadap bebas kemiskinan yang sedang ditanggungnya. Akibatnya, dia pun kemudian membunuh semua anaknya menggunakan kapak merah, dan selanjutnya dirinya bunuh diri.

Karena kejadian inilah membuat munculnya sebuah perdebatan tentang kemiskinan. Berdasarkan kantor berita dari AFP menjelaskan bahwa Yan Galian telah membunuh 3 putri dan juga seorang anak putranya menggunakan kapak merah. Sejumlah ke-empat anaknya tersebut diketahui sekarang ini masih berusia antara 3 sampai dengan 6 tahun. Selanjutnya, berdasarkan kepolisian dari Provinsi Gansu menyebutkan bahwa ibu dengan usia 28 tahun tersebut kemudian langsung bunuh diri.

Sang ibu menggunakan pestisida untuk mengakhiri hidupnya. Sedangkan untuk sang nenek sendiri ditemukan masih dalam kondisi hidup dan dapat berbicara.  Botol bekas yang baru diminum oleh Yan Galian tersebut ada tepat disamping sang nenek tersebut. Sedangakan jasad dari para anak perempuannya telah tergelatak tidak jauh dari jasad Yan.

Sambil tersedu menangis, sang nenek pun bertanya, kenapa Yan tega membunuh anaknya? Sementara untuk Yan sendiri ternyata sempat dibawa ke rumah sakit. Hanya saja, dirinya menolak untuk mendapatkan perawatan. Hingga pada akhirnya, dirinya pun kemudian meninggal dunia juga.

Selanjutnya, pada 2 minggu berikutnya sesudah terjadinya pemakaman, sang suami, Li Keying ternyata juga telah ditemukan bunuh diri menggunakan minuman racun. Sungguh sangat mengenaskan sekali. Karena keluarga yang termasuk dalam golongan sangat miskin di desa Agushan ini pada akhirnya harus berakhir dengan kematian semua.

Mereka sekeluarga kabarnya tidak mendapatkan tunjangan dari pihak pemerintah. Karena, pihak pemerintah menganggap bahwa pendapatan keluarga tersebut masih terbilang di atas dari ambang batas dari garis kemiskinan yang ada di China. Di mana untuk rata-rata pendapatan paling kecil yang ada di China adalah sebesar 2.300 Yuan atau sebanding dengan 4,5 juta rupiah untuk setiap tahunnya.

karena-kemiskinan-4-anak-ini-dibunuh-dengan-kapak-merah-oleh-ibu-sendiri-2

Menurut Ekonom yang berasal dari bank Pertanian yang ada di China, yaitu Xian Songzue menyatakan bahwa peristiwa ini menunjukkan realitas kemiskinan yang sangat parah sekali di tengah perkembangan ekonomi yang ada di China. Di sisi lain, ada sejumlah pejabat korup yang telah korupsi sampai dengan ratusan juga setiap harinya. Padahal, masih ada banyak masyarakat miskin yang putus asa atas hidupnya.

China adalah salah satu Negara yang memiliki perekonomian paling besar nomor 2 di dunia. Namun sayangnya kesenjangannyapun juga sangat besar. Bahkan, ada 70 juta orang yang ada di bawah garis dari kemiskinan di China berdasarkan dari Biro Statistik Nasional. Tentu saja ini sanagt membuat para masyarakat China menjadi terkejut sekali. Mengingat China adalah kota yang sangat maju yang ada di bagian Timur.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Serka Yudi Widiyanto Hadiri Penilaian Akriditasi UPT Puskesmas Kratonan

Surakarta, Wartanusa.id - Perlu kita ketahui bersama ada banyak manfaat dari Akreditasi Puskesmas antara lain memberikan keunggulan kompetitif, memperkuat...

BAMUS Betawi Meminta Pergub/Ingub Tentang Budaya Betawi Kembali Diaktifkan

Jakarta, Wartanusa.id - Relawan Anies Rasyid Baswedan mengadakan acara Syukuran 2 Tahun tema "Kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan" di Candi Bentar Hall...

Kabid Humas Polda Jabar : Dengan Beriman Dan Bertaqwa Kepada Allah SWT Akan Menyelamatkan Kita

Bandung, Wartanusa.id - Bertempat di Masjid Al-Amman Polda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung, Kamis (17/10/2019) telah berlangsung kegiatan pembinaan rohani dan mental agama Islam....

Geuchik Gp. Matang Setui, Demi menjaga Marwah Kota Langsa Ikhlas Meninggalkan Kepentingan Pribadinya

Kota Langsa, Wartanusa.id - Event Gampong Fair I 2019 dalam rangka Milad Ke-18 Kota Langsa akan segera di gelar, Kamis, 17 Oktober 2019, bertempat...

Ketua DAN Prof. DR. H.E. Irwanur Latubual, MM.MH.PH.D., Ikuti Prosesi Pelantikan 2500 Anggota PADAN dan Pengukuhan 1870 PADAN

Kab, Pulau Buru, Wartanusa.id - Raja Pulau Buru Ke XXI" PYMM, Prof. DR. H. E. Irwannur Latubual, MM.MH.Ph.D" sebagai Ketua Lembaga Negara Perintis Kemerdekaan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -