Tak Mau Kalah Dengan Manusia, Oranghutan Juga Cari Jodoh Lewat Aplikasi Kencan Online!

Tak Mau Kalah Dengan Manusia, Oranghutan Juga Cari Jodoh Lewat Aplikasi Kencan Online!

Wartanusa.id - Berkurangnya jumlah orangutan di dunia, hingga terancam punah pada beberapa tahun belakangan memang mengundang banyak simpati. Bebera

liputan6.com

Wartanusa.id – Berkurangnya jumlah orangutan di dunia, hingga terancam punah pada beberapa tahun belakangan memang mengundang banyak simpati. Beberapa cara pun dilakukan demi mempertahankan eksistensi hewan dengan perilaku mirip manusia ini. Tak hanya memberlakukan undang-undang perlindungan orangutan, pengembiakan hewan ini pun diusahakan semaksimal mungkin. Salah satunya, seperti yang dilakukan oleh sebuah kebun binatang di Belanda ini.

Kebun Binatang Primata Apenheul, di Apeldoorn, Belanda ini menemukan adanya hubungan antara emosi dengan kualitas pembiakan atau kawin orangutan. Hasil penelitian inilah yang akhirnya membuat mereka membuat sebuah aplikasi kencan online yang khusus ditujukan untuk para orangutan. Aplikasi kencan online ini memiliki fungsi yang nyaris sama dengan aplikasi kencan online yang banyak digunakan manusia pada saat ini. Dimana dengan aplikasi online tersebut, orangutan bisa melihat foto dari pejantan yang siap kawin.

Salah satu orangutan yang kini tengah menggunakan aplikasi tersebut adalah Samboja. Orangutan berusia 11 tahun ini dinilai siap kawin dan mulai ditunjukan foto-foto dari para pejantan. Uniknya, foto pejantan yang ditunjukan bukan hanya yang dari kebun binatang tersebut, ataupun yang berasal dari Belanda. Bahkan beberapa nampak orangutan dari luar Belanda. Beberapa orangutan bahkan dari Singapura dan Indonesia.

liputan6.com

Perasaan dan emosi yang saling dirasakan oleh orangutan ketika kawin, dipercaya bukan hanya meningkatkan kemungkinan pembiakan. Namun juga diharapkan melahirkan generasi orangutan baru yang lebih baik dari sebelumnya.

“Tujuan dari aplikasi kencan online untuk orangutan ini sebenarnya hanya agar mereka bisa kawin dan mulai memiliki generasi baru. Selain itu juga agar tumbuh perasaan dan keterkaitan emosi antara orangutan ketika mereka kawin,” kata Thomas Bionda, ahli biologis behavioral Kebun Binatang Apenheul.

“Emosi adalah salah satu faktor terpenting, jika ini tidak dilibatkan maka kemungkinan sukses dalam kawin akan berisiko,” ia melanjutkan.

Cara kerjanya pun mudah. Orangutan akan ditunjukan laptop dengan aplikasi tersebut, dan kemudian foto-foto dari penjantan yang juga siap kawin. Nantinya, orangutan ini akan menunjuk mana yang paling mereka suka dan paling berkenan untuk mereka kawini.

Ada-ada saja ya!

COMMENTS

close