Lagi, Densus 88 Lumpuhkan Teroris di Purwakarta

Lagi, Densus 88 Lumpuhkan Teroris di Purwakarta

Wartanusa.id – Detasemen khusus 88 kembali berhadapan dengan terduga teroris dengan menembak mati dua tersangkan dan berhasil menangkap dua terdug

Wartanusa.id – Detasemen khusus 88 kembali berhadapan dengan terduga teroris dengan menembak mati dua tersangkan dan berhasil menangkap dua terduga teroris lainnya, hanya beberapa hari setelah berhasil menggalkan rencana teror bom lainnya yang dilakukan oleh kelompok yang berafiliasi dengan ISIS beberapa hari yang lalu. Teror bom tersebut diyakini akan dilancarkan sebagai aksi bom bunuh diri pada malam Natal di Jakarta.

Kedua terduga teroris itu ditembak di sebuah rumah di Purwakarta setelah terduga berusaha melarikan diri dalam penangkapan.

“Kami memerintahkan mereka untuk menyerahkan diri dan sempat anggota kami melepaskan tembakan peringatan, tetapi mereka menolak menyerahkan diri dan mulai menyerang anggota kami dengan parang, jadi kami harus melumpuhkannya,” ujar Humas Polri Awi Setiyono.

Polisi menggerebek sebuah rumah setelah menangkap dan menginterograsi dua orang lainnya pada hari Minggu (25/12) pagi.

Para tersangka menyerang anggota polisi dengan pisau dan parang, mereka berhenti setelah ada yang tertembak dan terluka.

Setelah keduanya diinterograsi, keduanya memberitahukan pihak kepolisian di sebuah rumah di lokasi terpisah dimana dua anggota lainnya dari kelompok tersebut bersembunyi.

Beberapa senjata tajam berhasil disita dari  rumah pelaku tapi tidak ada satupun bahan peledak yang ditemukan. Polisi mengatakan para tersangka yang berhasil diringkus dan dua orang lainnya yang tewas adalah anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah, militant lokal yang mendukung ISIS dan bertanggung jawab atas serangan pada bulan November di sebuah gereja di Kalimantan yang menewaskan satu orang balita.

“Target mereka adalah menyerang polisi, di pos polisi atau bahkan di kediaman polisi. Mereka akan menyerang dengan senjata tajam seperti pisau dan parang,” ujar Setiyono.

Kurang dari seminggu sebelum Natal, Densus 88 berhasil menggalkan rencana bom bunuh diri yang nantinya akan ditujukan diledakkan pada musim liburan Natal dan tahun baru. Dalam penggerebekan itu tiga terduga teroris tewas ditembak di salah satu rumah kontrakan di daerah Tangerang Selatan.

Indonesia mulai dihantui serangkaian teror bom bunuh diri sejak tahun 2002 dimana bom Bali terjadi dan menewaskan lebih dari 200 orang.

Masih segar diingatan, pada Januari 2016 di Sarinah adanya aksi teror yang diklaim sebgai aksi dari sempalan kelompok ISIS, yang dipimpin oleh Bahrun Naim. Dalam tragedi berdarah itu, empat orang tak bersalah harus tewas.

Unutk mengamankan musim liburan Natal dan Tahun Baru ini, kepolisian Indonesia akan mengerahkan 85.000 personelnya dibantu 15.000 personil TNI.

COMMENTS

close