Kendaraan Bermuatan 10 Ton Dilarang Melintasi Jembatan Cisomang


0

jembatan cisomang

Wartanusa.id – Manajemen dari Tol Jakarta-Bandung atau yang sering juga disebut Jalan Tol Cipularang-Purbaleunyi telah memberlakukan pembatasan untuk kendaraan berat saat melintasi Jembatan Cisomang dikarenakan salah satu pilar penopang jembatan tersebut mengalami pergeseran sebesar 57 sentimeter.

“Kami sudah melakukan operasi pembatasan kendaraan berat yang masuk selama masa liburan Natal dan tahun baru. Mungkin kedepannya kami masih akan terus melakukan pembatasan kepada kendaraan berat,” ujar Kepala PT. Jasa Marga cabang tol Cipularang-Purbaleunyi Ricky Distawardhana, Jumat (23/12). Menurut Ricky, pembatasan diberlakukan kepada kendaraan yang menuju ke Jembatan CIsomang yang melintasi jalan Tol Bandung-Purwarkarta.

“Kendaraan besar dari arah Jakarta dapat masuk melalui Sadang atau Jatiluhur kemudian bisa masuk dari gerbang tol Padalarang. Sebaliknya, kendaraan yang hendak keluar dari Bandung dapat keluar di Padalarang atau Cikamurang, “tambahnya.

Ricky mengatakan pihaknya saat ini sedang menyelidiki penyebab pilar penyangga Jembatan Cisomang bergeser. “Ini masih diselidiki. Mungkin ada pergerakan di bawah tanah atau tepat di bawah lokasi pilar-pilar ini,” tutupnya.

Baca Juga  Andi Ratu Kembali Duduki Kursi Jabatan Ketua Srikandi PP

Pembatasan tersebut akan berlaku selama proses perbaikan berlangsung. Sampai sekarang pilar-pilar tersebut sedang dalam proses grouting dan penguatan. Kementerian PU telah meminta PT Jasa Marga dan instansi terkait untuk membatasi jumlah kendaraan yang melintasi jembatan Cisomang dengan hanya mengizinkan kendaraan kecil seperi sedan dan minivan untuk bisa melewati jembatan.

Dikutip dari Wikipedia, Jembatan Cisomang baru diresmikan penggunaannya oleh Presiden Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputeri pada 3 Agustus 2004. Jembatan baru tersebut merupakan pengganti dari jembatan Cisomang lama yang telah berusia 100 tahun lebih.

Jembatan lama masih berdiri di samping jembatan Cisomang baru. Jembatan  lama dibangun pada tahun 1894 dengan panjang 230 meter dengan ketinggian hampir 100 meter dari dasar sungai Cisomang. Jembatan Cisomang lama bercirikan pilar besi baja yang menjulang tinggi, dengan pondasi beton tertanam 3 meter lebih di kedalaman tanah.

Jembatan yang baru ini, dikerjakan oleh para ahli konstruksi jembatan kereta api dari Voesp MCE (Austria). Jembatan yang baru, memiliki panjang 243 meter, lebih panjang 13 meter dari jembatan yang lama.

Baca Juga  Preview Liga Inggris: Derby Manchester Yang Brutal!

Pembatasan lalu lintas di Jembatan Cisomang diberlakukan secara efektif mulai hari Jumat, Tanggal 23 Desember 2016 pukul 00.00 WIB sampai tiga bulan dan akan dievaluasi kembali secara periodik. Saat ini tengah dilakukan analisis desain dan penanganan jembatan oleh PT. Jasa Marga. (as)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Tim Redaksi

Please disable your adblock for read our content.
Refresh