18 C
Alba Iulia
Wednesday, November 13, 2019

Permohonan Diterima, Dewan Pers Kalah di Tingkat Banding

Must Read

Penanganan Pohon Tumbang Di JL. Raya Cirebon Wilkum Polres Cirebon Polda Jabar

Cirebon, Wartanusa.id - Selasa tanggal 12 November 2019 telah terjadi pohon tumbang di jalan raya cirebon Palimanan termasuk Desa...

Peduli Bencana, Bank Aceh Syari’ah Salurkan Bantuan

Langsa | Peduli terhadap bencana PT. Bank Aceh Syariah Cabang Langsa menyalurkan bantuan untuk korban banjir di wilayah Kota...

Sat Reskrim Narkoba Polres Cianjur Polda Jabar Ciduk 9 Orang Bandar

Cianjur, Wartanusa.id - Jajaran Satreskrim Narkoba Polres Cianjur Polda Jawa Barat berhasil menciduk sembilan orang bandar narkoba dengan barang...

Wartanusa.id, Jakarta – Gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Dewan Pers yang dilayangkan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia Wilson Lalengke dan Ketua Umum Serikat Pers Republik Indonesia Hence Mandagi kini memasuki babak baru. Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah memutuskan menerima permohonan banding dari para pembanding semula para penggugat dan membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No.235/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Pst. Bahkan, dalam putusan banding, disebutkan juga secara tegas bahwa eksepsi Dewan Pers yang disampaikan di pengadilan tingkat pertama dinyatakan ditolak oleh Majelis Hakim Banding.

Adanya putusan ini disambut baik kuasa hukum pembanding semula penggugat Dolfi Rompas. Menurutnya, keputusan tingkat pertama yang menyatakan peraturan Dewan Pers dikategorikan sebagai peraturan yang mengikat bagi seluruh pekerja pers, setara dengan perundang-undangan telah dibatalkan.

Rompas mengatakan, dalam pertimbangan hukum yang disampaikannya dalam memori banding, keputusan majelis hakim tingkat pertama yang menyatakan peraturan Dewan Pers adalah kategori peraturan perundang-undangan adalah keliru. “Kalau peraturan Dewan Pers dianggap sebagai produk perundang-undangan maka seharusnya dimasukan ke dalam lembaran negara dan harus berlogo lambang Garuda, tapi faktanya kan tidak ada,” ujar Rompas kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Pengadilan Tinggi DKI juga menyatakan eksepsi tergugat tidak dapat diterima (Niet Onvankelijk Verklaard).

Keterangan foto: Dolfie Rompas (berbatik, tengah), Heitje Mandagi (baju merah) dan Wilson Lalengke (berkopiah) bersama kawan-kawan jurnalis, berfoto bersama usai persidangan di PN Jakarta Pusat beberapa bulan lalu

Seperti diketahui, dalam eksepsinya tergugat menyatakan Dewan Pers memiliki kewenangan dalam membuat peraturan-peraturan di bidang pers. “Dengan tidak diterimanya eksepsi pihak tergugat, maka Dewan Pers tidak bisa lagi menganggap lembaganya memiliki kewengan untuk membuat peraturan tentang pers tersebut,” ungkap pengacara yang pernah bertahun-tahun berprofesi sebagai wartawan ini.

Namun begitu, Rompas juga mengaku heran atas putusan tersebut karena dalam putusan yang sama hakim juga menolak gugatan dari pihak pembanding atau penggugat. “Seharusnya ketika banding diterima maka gugatan kita juga harus diterima. Tapi sesungguhnya kami puas dan menghormati apapun keputusan hakim, karena tanpa mengabulkan gugatan kita, putusan tingkat pertama sudah dibatalkan dan eksepsi Dewan Pers juga tidak diterima,” urainya lagi.

Menanggapi putusan ini, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke mengatakan, Keputusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta sesungguhnya memberi harapan baru bagi insan pers. “Permohonan banding kita telah dimenangkan dan itu membuktikan peraturan Dewan Pers tidak mengikat bagi seluruh wartawan,” ujar alumni PPRA-48 Lemhanas RI dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Lalengke juga menambahkan, sudah saatnya seluruh kekuatan pers Indonesia bersatu kembali untuk menyelesaikan permasalahan pers yang sangat besar ini. “Dua lembaga peradilan saja (Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri) bisa berbeda persepsi tentang persoalan pers yang ada saat ini, maka sebaiknya solusi masalah pers harus diselesaikan juga lewat jalur politik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum SPRI Hence Mandagi mengaku lega atas putusan banding yang telah ditetapkan PT DKI Jakarta. “Hari ini kemerdekaan pers yang kita perjuangkan bersama ribuan wartawan dari penjuru tanah air bisa didengar majelis hakim pengadilan tinggi, dan itu patut disyukuri,” ujar Mandagi dalam keterangan persnya di Jakarta Selasa 10/9/2019).

Pada intinya, menurut Mandagi, PT DKI Jakarta telah membatalkan putusan tingkat pertama yang menyatakan Dewan Pers tidak memiliki kewenangan dalam membuat peraturan di bidang pers yang mengatasnamakan UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. “Ketika eksepsi Dewan Pers dinyatakan tidak diterima oleh PT maka menjadi tidak penting gugatan kami ditolak karena sesungguhnya klaim Dewan Pers atas kewenangannya sudah dinyatakan tidak dapat diterima,” urai Mandagi. (Team/Red)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

Penanganan Pohon Tumbang Di JL. Raya Cirebon Wilkum Polres Cirebon Polda Jabar

Cirebon, Wartanusa.id - Selasa tanggal 12 November 2019 telah terjadi pohon tumbang di jalan raya cirebon Palimanan termasuk Desa...

Peduli Bencana, Bank Aceh Syari’ah Salurkan Bantuan

Langsa | Peduli terhadap bencana PT. Bank Aceh Syariah Cabang Langsa menyalurkan bantuan untuk korban banjir di wilayah Kota Langsa, Selasa (12/11/2019). PT Bank Aceh...

Sat Reskrim Narkoba Polres Cianjur Polda Jabar Ciduk 9 Orang Bandar

Cianjur, Wartanusa.id - Jajaran Satreskrim Narkoba Polres Cianjur Polda Jawa Barat berhasil menciduk sembilan orang bandar narkoba dengan barang bukti sabu, ganja, dan obat-obatan...

Gelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Lembaga Tuha Peat DPMG Kota Langsa Gandeng Penegak Hukum

Langsa | Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Langsa, menggelar acara sosialisasi Peningkatan kapasitas Lembaga Tuha Peut Gampong (TPG) dalam penyelenggaraan Pemerintah, Pembangunan,...

Camat Langsa Baro, Kapolsek dan Danramil Gerak Cepat Evakuasi Korban Banjir, Gampong Geudubang Aceh Kota Langsa

Langsa | Unsur Forkopimcam Langsa Baro dan Langsa Barat terjun langsung ke lokasi banjir Gampong Geudubung Aceh Kecamatan Langsa Baro Pemko Langsa, Selasa, 12...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -