Peringati 1 Muharram 1441 H Masjid Jami Nurul Huda RW 01 Cip Muara Santuni Anak Yatim

Peringati 1 Muharram 1441 H Masjid Jami Nurul Huda RW 01 Cip Muara Santuni Anak Yatim

JAKARTA, Wartanusa.id - Peringatan tahun baru Islam 1441 H, masjid Jami Nurul Huda yang berlokasi di Jl Kesadaran, RW 01 Cipinang Muara santuni anak y

JAKARTA, Wartanusa.id – Peringatan tahun baru Islam 1441 H, masjid Jami Nurul Huda yang berlokasi di Jl Kesadaran, RW 01 Cipinang Muara santuni anak yatim.

Acara di mulai pukul 09.00 pagi, Ahad/01 Muharram 1441 H bertepatan dengan 01 September 2019 M. Tahlil, pembacaan Maulid menjadi pembuka acara santunan yatim tersebut.

Jamaah yang hadir pun khusyuk mengikuti lantunan tahlil dan maulid tersebut, setelah selesai pembacaan Maulid, tausiah oleh Ust Harly Zaharudin Nasution.

Dalam tausiah nya beliau mengatakan fadhilah di bulan Muharram salah satunya adalah Menyantuni anak yatim. Kegiatan tersebut adalah salah satu sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Anak-anak yatim tentunya adalah mereka yang sudah tidak memiliki ayah, padahal ia masih membutuhkan sosok dan nafkah dari sang Ayah. Untuk itu, Rasulullah memberikan contoh pada umat islam untuk mengasih anak yatim.

Anak-anak yatim tentu memiliki masa depan dan harapan yang harus selalu didukung dan diberikan bantuannya. Ia juga harus melanjutkan kehidupannya sesuai dengan Tujuan Penciptaan Manusia, Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia , Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Islam sesuai dengan fungsi agama.

Di dalam Al-Quran ada banyak sekali perintah untuk menyantuni anak yatim terutama di bulan Muharram. Perintah ini terdapat dalam beberapa ayat Al-Quran dan Allah memberikan balasan keras bagi mereka yang mendzalimi anak yatim apalagi mengambil hartanya dengan cara yang zalim. Itulah mengapa menyantuni anak yatim merupakan salah satu fadhilah di bulan Muharram.

Perintah Berbuat Baik Pada Anak Yatim
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri” (QS An-Nisa : 36)

Ayat di atas menunjukkan bahwa Allah melarang untuk takabur, sombong, atau membanggakan diri atas harta yang dimiliki. Untuk itu, menghindari kesombongan dan berbangga diri terhadap harta salah satunya kita memberikannya dan berbuat baik kepada mereka yang perlu disantuni salah satunya anak yatim yaitu anak yang sudah kehilangan ayahnya namun masih membutuhkan nafkah dan sosok ayah.

Anak-anak yatim yang diperlakukan tidak baik, tentu akan berefek kepada masa depannya. Ia harus tetap percaya diri dan tetap berada dalam keoptimisan hidup. Untuk itu, tugas kita lah untuk bisa memberikan hal tersebut kepada anak yatim bukan dengan menghardiknya apalagi menzalimi psikologisnya.

Setelah tausiah, pembacaan doa Maulid di bacakan oleh Al Habib Syech Usman Al-haddad.

Setelah pembacaan doa Maulid,anak anak yatim yang sudah datang di panggil satu satu oleh panitia, dan anak anak yatim pun berbaris rapih.

Ust Lukmanul Hakim selaku ketua DKM Masjid Jami Nurul Huda mengatakan, Alhamdulilah kegiatan Muharram ini akan jadi rutinitas di tiap tahun nya, sebanyak 300 anak Yatim kita santuni tahun ini, semoga tahun depan kami bisa mengadakan acara Muharram ini lebih semarak.

Setelah acara santunan, panitia menyuguhkan prasmanan untuk jamaah yang hadir, nasi kebuli dan lain lain sudah tersedia untuk jamaah yang hadir. Barakallah ( A W)

COMMENTS

close