Pimpinan Dayah Kota Langsa dan Aceh Timur Peusijuk Kantor Serta Ruko GEUM Kota Langsa

Pimpinan Dayah Kota Langsa dan Aceh Timur Peusijuk Kantor Serta Ruko GEUM Kota Langsa

Kota Langsa - Peresmian Kantor serta Ruko material dan Ruko sembako Yayasan Gerakan Ekonomi Umat (GEUM) Kota Langsa yang beralamat di jalan Medan-Ba

Kota Langsa – Peresmian Kantor serta Ruko material dan Ruko sembako Yayasan Gerakan Ekonomi Umat (GEUM) Kota Langsa yang beralamat di jalan Medan-Banda Aceh Gampong Sungai Leung Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa berlangsung dengan khidmat.

Selain peresmian kantor serta ruko Geum juga di laksanakannya peusijuk oleh beberapa Pimpinan Dayah Kota Langsa dan Aceh Timur diantaranya, Pimpinan Dayah Aceh Timur Abati Aramiah dan Syech Muhajir Pimpinan Dayah darul huda Kota Langsa serta Imum Besar Mesjid Darul falah Kota Langsa Abu Sulaiman Kapa.

Ketua Gerakan Ekonomi Umat (GEUM) H. Muzakir A.A, SE, MM dalam siaran persnya memaparkan, “Ada beberapa program yang telah kami laksanakan hinngga saat ini diantaranya,kami sudah berhasil membangun 150 unit rumah khusus untuk masyarakat yang berekonomi rendah, dengan tahap awal 50 unit rmh telah selesai, dalam tempo 4 bulan serta berhasil mendapatkan keutungan dengan jumlah 1,5 milyar, dari keutungan awal yang kita peroleh itu sebahagiannya kita sedekahkan kepada fakir miskin dan anak-anak yatim,untuk tahap dua sudah berhasil membangun 60 unit rumah dengan pelaksanaan yang sama pula, sementara untuk tahap ketiga dan keempat sedang berjalan, akan tetapi sudah mendekati 80 persen pembangunannya,untuk tahap  ke lima masih dalam proses Izin Mendirikan Bangunan (IMB) saja.

Tahap ke enam akan di laksanakan di Gampong aramaih,IMB juga sudah selesai tinggal pelaksanaannya saja,untuk tahap yang ke tujuh insya allah akan dilaksanakan pembangunan di Gampong Upah degan lahan seluas 8000 meter untuk pembangunan 60 unit rumah”, terangnya.

Sambungnya lagi,”Sementara dalam bidang pangan berupa beras dengan merk Geum, tahap pertamanya sudah beredar di pasaran, untuk tahap berikutnya masih terkendala dengan kemampuan modal,modal kami sa’at ini masih sangat minim dan pada hari ini kami telah meresmikan toko Geum dengan persediaan bahan material secara lengkap dan juga tersedia untuk keperluan masyarakat pada umumnya, program selanjutnya adalah program sembako murah dan kita sudah melakukan kerja sama dengan pemerintah pusat, dalam hal ini perum bulog”, jelasnya.

Masih lanjut Ketua Geum mengatakan, “Terakhir yang ingin saya sampaikan yaitu Kota Langsa adalah Kota Syariat islam akan tetapi mengapa ekonomi kita sudah di nodai dengan ekonomi yang sangat bertentangan dengan Syariat islam,hal ini di tandai dengan ada para Rentenir atau berkedok Koperasi yang lebih terkenalnya dengan istilah Bank 47, Hal ini sangat menghancurkan perekonomian masyarakat kota langsa,Ini merupakan perhatian khusus dari kami degan cara memberikan modal tanpa adanya bunga atau apapun itu,persyaratan peminjaman dari Geum berupa, penunjukan dari salah seorang penjamin baik itu dari Geum sendiri atau para donatur dari luar Geum yang di bawa oleh pemohon itu sendiri,tujuannya agar nantinya pihak lembaga bisa mengelola keuangan secara berkelanjutan, ketentuan ini berlaku bagi yang berhak untuk di bantu serta permasalahan lainnya, harapan kami (GEUM red.) hanya ingin menjadikan Kota Langsa berjalan dengan perekonomian islami”, tandasnya. (JBI).

COMMENTS

close