26.2 C
Jakarta
Monday, October 14, 2019

Modal ikut Pilpres Bisa Miliyaran, Ternyata Cuma Segini Gaji Presiden Lho

Headline

Dahsyat..! Forum Komunikasi Mahasiswa Minang Se Kota Medan & DPP AMMI Gelar Silahturahmi : Mulya Koto Angkat Bicara

Medan - Forum Komunikasi Mahasiswa Minang se Kota Medan bersatu gelar silahturahmi bersama DPP - AMMI ( Dewan Pimpinan...

Dede Farhan Aulawi Lakukan Investigasi Kecelakaan Kerja di Industri Pengecoran Logam

Jakarta, Wartanusa.id - Industri pengecoran logam terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi – teknologi terbaru yang mampu menghasilkan kualitas yang...

Wapres Mahasiswa IAIN Langsa, Ahmad Fikri: Demokrasi di Indonesia Sudah Terpasung oleh Penguasa

Kota Langsa | Wakil Presiden Mahasiswa IAIN Langsa Ahmad Fikry atau yang akrab disapa Apit kecewa atas batalnya acara...
- Advertisement -

Pesta demokrasi 5 tahun sekali telah usai, KPU sudah menetapkan pasangan Jokowi-Ma’aruf sebagai Presiden dan Wakli presiden periode 2019 – 2024.

Lantas, seberapa besarkah gaji Presiden dan Wakil presiden sebenarnya?

Ternyata, jumlah gaji tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan atau Administratif yang dapat diterima oleh Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden.

Presiden dan wakil presiden memiliki besaran gaji enam kali lebih besar dari gaji pejabat tertinggi lainnya. Sangat spesial, kan?

Hal tersebut diatur dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978. Dalam pasal itu, disebutkan bahwa gaji pokok presiden yakni enam kali gaji pokok tertinggi pejabat di Indonesia selain Presiden dan Wakil Presiden. Sementara itu gaji pokok Wakil Presiden adalah empat kali gaji pokok tertinggi pejabat selain Presiden dan Wakil Presiden.

“Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000, gaji pokok tertinggi pejabat negara (Ketua DPR, MA, BPK,) adalah sebesar Rp 5.040.000 per bulan. Maka dapat dihitung Gaji Pokok Presiden per bulan ialah 6 kali lipat dari Rp 5.040.000 atau sebesar Rp 30.240.000. Sedangkan Gaji Pokok Wakil Presiden per bulan ialah 4 kali lipat Rp 5.040.000 atau sebesar Rp 20.160.000.

Selain gaji pokok, presiden dan wapres juga mendapat tunjangan. Besaran tunjangan diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2001. Setiap bulannya presiden menerima tunjangan sebesar Rp 32.500.000. Sementara itu wapres menerima tunjangan sebesar Rp 22.000.000 setiap bulannya.” Seperti dikutip dari brilio.net (25/05/2019)

Jika dijumlahkan, maka total gaji yang diterima Presiden adalah Rp. 62.740.000,00 per bulan, dan Rp. 42.160.000,00 untuk wakil Presiden.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dahsyat..! Forum Komunikasi Mahasiswa Minang Se Kota Medan & DPP AMMI Gelar Silahturahmi : Mulya Koto Angkat Bicara

Medan - Forum Komunikasi Mahasiswa Minang se Kota Medan bersatu gelar silahturahmi bersama DPP - AMMI ( Dewan Pimpinan...

Dede Farhan Aulawi Lakukan Investigasi Kecelakaan Kerja di Industri Pengecoran Logam

Jakarta, Wartanusa.id - Industri pengecoran logam terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi – teknologi terbaru yang mampu menghasilkan kualitas yang baik dengan harga yang kompetitif. Negara...

Wapres Mahasiswa IAIN Langsa, Ahmad Fikri: Demokrasi di Indonesia Sudah Terpasung oleh Penguasa

Kota Langsa | Wakil Presiden Mahasiswa IAIN Langsa Ahmad Fikry atau yang akrab disapa Apit kecewa atas batalnya acara Seminar Nasional yang akan di...

Tasyakuran Kemenangan Kepala Desa Plelen, Ibu Siti Amri Alimatul Mulikhah

Jateng, Wartanusa.id - Berlangsungnya acara tasyakuran kades terpilih Siti Amri Alimatul Mulikhah yang biasa di sebut mbak (luk), di depan halaman kediaman Bos Ari...

LBH Pelita Umat Bersama Koalisi Advokat Muslim & Ulama Mengecam Penangkapan Sekjed PA 212

LBH Pelita Umat Bersama Koalisi Advokat Muslim dan Ulama mengecam terhadap penangkapan Ustadz Bernard Sekjed PA 212, Jakarta(13/10/2019). Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212, Bernard...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -