athrowback wholesale jerseys 2017 cheap nfl football jerseys china wholesale 100% Guarantee

Sertifikasi Guru 2017 Dipersulit, Ini Curahan Hati Sahran

PAREPARE, WARTANUSA.ID—Sahran, seorang guru asal Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Parepare kecewa dan prihatin dengan tindakan oknum pengawas mata pelajaran yang dinilai menyalahi prosedur.

Hal itu diungkapkan Sahran. Saat ditemui di Café Rumah Pohon, Jalan Kelapa Gading, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Minggu (12/3).

Sahran mengatakan, dengan keluarnya dokumen pemberkasan sertifikasi guru 2017 diwajibkan melengkapi 22 item untuk guru yang memiliki tugas tambahan, misalkan, Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah.

“Ada enam item yang saya rasa tidak perlu dilengkapi oleh guru berstatus guru biasa yang tidak memiliki tugas tambahan,”katanya.

Sahran menilai pengawas dari Dinas Pendidikan Parepare yang diberi tugas untuk melakukan seleksi berkas keliru dan salah menafsirkan.

“Kemungkinan pengawas tidak memperhatikan rambu-rambu yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, sehinggah yang terjadi adalah guru dipersulit untuk menerima haknya,’’jelasnya.

Ia menambahkan, pengawas tidak mengetahui mana yang berkas perseorangan dan berkas kolektif.

“Saya pribadi merasa prihatin dengan kinerja pengawas yang keliru menafsirkan prosedur, mestinya hari ini guru sudah bisa menikmati sertifikasi 2017,”ungkapnya.

Baca Juga  Arogan! Ditegur Karena Tak Pakai Helm, TNI ini Malah Balas dengan Pukulan

Sahran menambahkan, sertifikasi kali ini membuat guru kebingungan karena tidak ada pemberitahuan ataupun sosialisasi sehinggah ada sejumlah guru tidak mengetahui dan mengikuti rapat yang diadakan beberapa waku lalu.

“Ironisnya, yang memeriksa berkas tidak mengikuti rapat bersama Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi, akibatnya ia tidak mengetahui persoalan, masa guru yang tidak memiliki tugas tambahan harus mengisi tugas tambahan,”bebernya.

Sahran juga menyayangkan sikap pengawas yang memeriksa berkas guru seperti melakukan introgasi.

“Yang lucu, dalam aturan ini yang wajib bertanda tangan adalah pengawas sekolah, tapi disini pengawas mata pelajaran yang ngotot untuk bertanda tangan,’’ ujarnya

REPORTER: ABOD

Facebook Comments

more recommended stories

Share This
%d bloggers like this: