athrowback wholesale jerseys 2017 cheap nfl football jerseys china wholesale 100% Guarantee

5 Ibadah Pelengkap Puasa di Bulan Ramadhan

Credit: muslimedianews.com

Wartanusa.id – Bulan ramadhan merupakan bulan dimana pahala akan dilipatgandakan. Tak hanya ibadah wajib, jika kita mengerjakan ibadah sunnah pun pahalanya akan dilipatgandakan sama seperti pahala ketika kita mengerjakan ibadah wajib di bulan lainnya. Banyak sekali ibadah yang bisa kita kerjakan dibulan suci ini selain ibadah wajib seperti puasa, sholat fardhu, dan membayar zakat. Adapun ibadah ramadhan yang bisa kita perbanyak kerjakan di bulan yang penuh berkah dan ampunan ini adalah sebagai berikut

1. Sholat Sunnah

Shalat merupakan tiangnya agama. Dalam Islam kita mengenal sholat lima waktu yakni shubuh, dzuhur, ashar, maghrib, dan isya. Namun selain shalat lima waktu yang wajib itu ada pula sholat sunnah. Shalat sunnah sebenarnya banyak jenisnya, namun ada beberapa shalat sunnah yang bisa kita rutin kerjakan selama bulan puasa, seperti shalat tarawih, shalat witir, shalat tahajud, shalat dhuha, dan shalat rawatib. Nah ibadah ramadhan yang paling melekat di masyarakat kita adalah shalat tarawih. Shalat tarawih bisa dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau mushala atau bisa juga dikerjakan sendiri, biasanya shalat tarawih dikerjakan 11 rakaat (8 rakaat shalat tarawih dan 3 rakaat shalat witir) atau bisa juga 23 rakaat (20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir). Untuk dalil mengenai keutamaan shalat sunnah ini antara lain

Baca Juga  Begini Mudahnya Menghafal Al-Qur’an dengan Metode Dr. Yasir Qadhi

“Barangsiapa yang mengerjakan shalat 12 raka’at (sunnah rawatib) sehari semalam, akan dibangunkan baginya rumah di surga.” (HR. Muslim no. 728)” 

“Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah –Muharram-. Sebaik-baik shalat setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah)

“Jadikanlah akhir shalat malam kalian adalah shalat witir.” (HR. Bukhari no. 998 dan Muslim no. 751)

“Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at.” (HR. Muslim no. 720)

Credit: ummi-online.com

2. Tadarus Al-Qur’an

Tadarus Al-Qur’an atau membaca atau bisa juga mengaji Al-Qur’an sangat dianjurkan baik itu di bulan Ramadhan maupun di bulan lain. Rasulullah pun sangat menganjurkan umatnya untuk selalu senantiasa bertadarus karena terdapat banyak keutamaan dalam tadarus Al-Quran, diantara lain memperoleh kebajikan berlipat sebagaimana hadits Rasulullah

Baca Juga  Saat Berpuasa, Maag, Radang Pencernaan, Dan Sembelit Mengancam

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Saya tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

Selain mendapatkan kebajikan yang berlipat, kita yang selalu membiasakan bertadarus Al-Quran kelak di akhirat dapat menerima syafaat di hari kiamat sebagaimana sabda Nabi.

Bacalah olehmu Al-Quran karena sesungguhnya Al-Quran itu akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.” (HR. Muslim)

Credit: muslimedianews.com

3. Zikir

Zikir boleh dibilang ibadah yang paling mudah. Mengapa demikian? Karena mengerjakan zikir cukup dengan melafazkan kalimat kalimat suci Allah dan membaca doa doa lainnya. Suatu hari sahabat nabi pernah bertanya “Ya Rasulullah, amalan apakah yang paling utama?” Beliau menjawab, “Engkau berpisah dari dunia dalam keadaan lisanmu basah dengan berdzikir pada Allah.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi.

Subhanallah selain mudah dikerjakan zikir adalah amalan yang paling utama di sisi Allah.

Credit: islamidia.com

4. I’tikaf

Ibadah ramadhan yang bisa kita perbanyak lakukan adalah melakukan i’tikaf. I’tikaf adalah ‘tinggal di masjid dengan niat tertentu dan dengan tata cara tertentu’. Tempat i’tikaf: di masjid yang digunakan untuk shalat berjemaah, meskipun tidak digunakan untuk jumatan seperti mushalla. Dianjurkan untuk memulai i’tikaf di malam tanggal 21 setelah magrib, kemudian mulai masuk ke tempat khusus (semacam tenda atau sekat) setelah subuh pagi harinya (tanggal 21 Ramadan). Selama i’tikaf kita bisa melakukan amalan amalan ketiga diatas (shalat sunnah, tadarusan, zikir).

Baca Juga  Pengen Banget ke Mekkah, 5 Orang Ini Rela Jalan Kaki Demi Naik Haji
Credit: fimadani.com

5. Sedekah

Selain ibadah yang sifatnya vertikal, kita juga dapat beribadah yang sifatnya horisontal (kepada sesama manusia). Sedekah merupakan salah satu media yang tepat untuk kita berbagi kepada sesama terutama yang membutuhkan. Di dalam sebuah hadits, Rasul kita shallallahu ‘alaihi wa sallam, teladan terbaik bagi kita, beliau adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanan beliau lebih dahsyat lagi di bulan Ramadhan. Hal inilah yang sering dilupakan oleh kita bahwa sedekah bisa juga sebagai ibadah ramadhan yang paling afdhol sebagaimana yang diceritakan oleh Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)

Credit: republika.co.id
Facebook Comments

more recommended stories

Share This