4.5 C
Alba Iulia
Thursday, October 17, 2019

Diduga Pembangunan Istalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) Desa Bunturaja Bermasalah

Must Read

BAMUS Betawi Meminta Pergub/Ingub Tentang Budaya Betawi Kembali Diaktifkan

Jakarta, Wartanusa.id - Relawan Anies Rasyid Baswedan mengadakan acara Syukuran 2 Tahun tema "Kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid...

Kabid Humas Polda Jabar : Dengan Beriman Dan Bertaqwa Kepada Allah SWT Akan Menyelamatkan Kita

Bandung, Wartanusa.id - Bertempat di Masjid Al-Amman Polda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung, Kamis (17/10/2019) telah berlangsung kegiatan pembinaan...

Geuchik Gp. Matang Setui, Demi menjaga Marwah Kota Langsa Ikhlas Meninggalkan Kepentingan Pribadinya

Kota Langsa, Wartanusa.id - Event Gampong Fair I 2019 dalam rangka Milad Ke-18 Kota Langsa akan segera di gelar,...

Dairi, Wartanusa.id – Terkait adanya Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) di Desa Bunturaja Tahun 2018 lalu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kab. Dairi sebesar Rp. 476.000.000 (Empat Ratus Tujuh Puluh Enam Juta Rupiah)

Menurut salah satu warga Desa Bunturaja kecamatan siempat nempu,kabupaten Dairi Yang tidak mau di sebut namanya Menurutnya, pembangunan instalasi pengolahan air limbah tersebut, ditemukan beberapa permasalahan dan indikasi dugaan kesalahan bestek Dicontohkannya, berbagai permasalahan yang ditemukan pada pembangunan IPALD tersebut adalah Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) yang dilakukan terkesan asal kerja, di mana ada beberapa pipa saluran yang bocor, serta menimbulkan bau pesing, padahal belum ada satu tahun.

Dalam rapat warga sebelumnya letak IPAL tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan,dimana letaknya sekarang dangat janggal yaitu di lakukan di badan Jalan.

Dugaan yang sangat besar adalah, adanya beberapa material bangun masih banyak lebih.

Pembangunan IPALD ini sangat dipaksakan yang dimana desa kami belum membutuhkan IPALD, semestinya pembangunan tersebut di tempat padat penduduk.

Berikutnya pembangunan IPALD di janjikan akan menghasilkan Air Bersih, dan hingga saat ini kami tidak menemukan adanya air tersebut, bisa dikatakan pembangunan ini gagal total dan menghabiskan uang Negara begitu saja, Ujarnya.

Di tempat lain, awak media mewawancarai Kepala Desa Bunturaja, Dengan keterangannya beliau mengungkapkan, “Saya sekedar mengetahui pembangunan tersebut dan memfasilitasi kegiatannya, Kalau mengenai spek pembangunan saya tidak mengetahuinya, untuk mengetahui aspeknya ditanyakan saja langsung ketua pelaksananya”, ujar Kepala Desa Bunturaja (bill Aritonang/Red)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

BAMUS Betawi Meminta Pergub/Ingub Tentang Budaya Betawi Kembali Diaktifkan

Jakarta, Wartanusa.id - Relawan Anies Rasyid Baswedan mengadakan acara Syukuran 2 Tahun tema "Kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid...

Kabid Humas Polda Jabar : Dengan Beriman Dan Bertaqwa Kepada Allah SWT Akan Menyelamatkan Kita

Bandung, Wartanusa.id - Bertempat di Masjid Al-Amman Polda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung, Kamis (17/10/2019) telah berlangsung kegiatan pembinaan rohani dan mental agama Islam....

Geuchik Gp. Matang Setui, Demi menjaga Marwah Kota Langsa Ikhlas Meninggalkan Kepentingan Pribadinya

Kota Langsa, Wartanusa.id - Event Gampong Fair I 2019 dalam rangka Milad Ke-18 Kota Langsa akan segera di gelar, Kamis, 17 Oktober 2019, bertempat...

Ketua DAN Prof. DR. H.E. Irwanur Latubual, MM.MH.PH.D., Ikuti Prosesi Pelantikan 2500 Anggota PADAN dan Pengukuhan 1870 PADAN

Kab, Pulau Buru, Wartanusa.id - Raja Pulau Buru Ke XXI" PYMM, Prof. DR. H. E. Irwannur Latubual, MM.MH.Ph.D" sebagai Ketua Lembaga Negara Perintis Kemerdekaan...

Jadilah Guru Profesional Era Digital yang Dirindukan Siswa

Bandung, Wartanusa.id - Upaya meningkatan kualitas, mutu dan profesionalisme guru dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 ini mesti memiliki empat kompetensi; kompetitif, kreatif, kolaboratif...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -